Postingan

Menampilkan postingan dengan label media

AJK 2025 HIMPUN 328 KARYA: JURNALIS DI GARDA DEPAN PERLINDUNGAN ANAK DI RUANG DIGITAL

Gambar
  detikwib| Jakarta Ajang Anugerah Jurnalistik Komdigi (AJK) 2025 kembali menjadi panggung apresiasi bagi para jurnalis yang konsisten mengawal isu ruang digital. Tahun ini, total 328 karya dari 209 jurnalis dihimpun panitia, menunjukkan meningkatnya kepedulian media terhadap agenda perlindungan anak di dunia digital. Acara penganugerahan berlangsung meriah dengan tampilan visual modern dan atmosfer profesional. Para peserta yang hadir dari berbagai daerah terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari pemaparan kebijakan hingga sesi apresiasi. Dalam sambutannya, Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa jurnalis memegang peranan penting dalam percepatan edukasi publik terkait PP TUNAS, regulasi baru yang menjadi fondasi perlindungan anak Indonesia dari ancaman digital. Kontribusi jurnalis sangat penting dalam mempercepat pemahaman masyarakat tentang PP TUNAS. Lewat karya jurnalistik, pesan mengenai ruang digital yang aman bagi anak dapat tersampaik...

Diduga Gunakan Propaganda Media, Kubu Moerdjoko Manuver Lewat CNN Award di Tengah Kekalahan Hukum”

Gambar
  Jakarta | detikwib — Aroma manuver politik organisasi kembali menyeruak di tubuh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Setelah terbitnya Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor AHU-06.AH.01.43 Tahun 2025, yang secara resmi menetapkan Dr. Ir. Muhammad Taufiq, S.H., M.Sc. sebagai Ketua Umum PSHT yang sah dan diakui negara, kubu Moerdjoko disebut tak tinggal diam. SK tersebut membatalkan legalitas lama bernomor AHU-0001626.AH.01.07.TAHUN 2022, yang sebelumnya diklaim oleh kelompok Moerdjoko. Dengan demikian, segala bentuk aktivitas, klaim kepemimpinan, dan tindakan organisasi di luar kepengurusan Taufiq kini tidak memiliki dasar hukum yang sah. Namun, alih-alih menerima keputusan hukum tersebut, kubu Moerdjoko justru terindikasi melakukan berbagai langkah propaganda untuk menggiring opini publik. Salah satunya melalui gelaran “CNN Awards 2025”, di mana Moerdjoko tampil menerima penghargaan dengan label yang mencolok—seolah masih menjadi representasi sah PSHT. Langkah ini di...