Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan monetag 1

Akibat Genda'an dimalam Takbiran, Dikroyok Warga Setempat yg Geram❗️

23 Maret 2026 | 09:21 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-23T02:21:40Z
Detikwib.oneline
Malam takbiran yang seharusnya dipenuhi gema takbir dan kebahagiaan, justru berubah menjadi awal kehancuran bagi seorang pria bernama Romadi.
Saat itu, rumahnya sedang sepi. Istri dan anak-anaknya menginap di rumah mertua sejak beberapa hari sebelumnya. Seharusnya, malam itu ia gunakan untuk beribadah dan menyambut hari kemenangan. Namun, hati Romadi justru diliputi kegelisahan.
Sebuah pesan masuk ke ponselnya. Dari seorang gadis tetangga bernama Ayu.
“Mas, aku di depan. Sendirian.”
Romadi tahu ini salah. Ia sadar betul batas yang tak seharusnya dilanggar. Tapi malam itu, ia kalah oleh keinginan sesaat. Ia membuka pintu… dan membiarkan semuanya terjadi.
Lampu rumah dimatikan. Suasana dibuat sepi. Mereka duduk di ruang tamu, mencoba menyembunyikan sesuatu yang sebenarnya tak mungkin disembunyikan.
Di luar, seorang warga yang baru pulang dari masjid mulai merasa curiga. Pintu rumah tertutup rapat, lampu mati, tapi ada sandal wanita yang bukan milik istri Romadi.
Kecurigaan itu berkembang cepat. Warga mulai berdatangan. Pintu diketuk keras, tapi tak ada jawaban.
Hingga akhirnya, pintu didobrak.
Suasana mendadak hening.
Apa yang terlihat di dalam rumah membuat semua orang terkejut dan marah. Di malam yang seharusnya suci, justru terjadi sesuatu yang melukai nilai dan kepercayaan.
Romadi dan Ayu tak bisa mengelak. Mereka langsung dibawa warga ke balai desa. Malam itu berubah menjadi malam penuh penyesalan.
Tangis, teriakan, dan kekecewaan bercampur jadi satu.
Kabar itu menyebar cepat ke seluruh kampung. Dampaknya begitu besar. Rumah tangga Romadi hancur. Istrinya tak sanggup menerima kenyataan. Anak-anaknya terluka. Lingkungan menjauh. Bahkan pekerjaannya pun ikut hilang.
Semua yang ia miliki runtuh… hanya karena satu keputusan yang salah.
Kini, waktu terus berjalan. Namun penyesalan itu tak pernah benar-benar hilang.
Setiap malam takbiran datang, Romadi hanya bisa terdiam… mengingat satu malam yang mengubah segalanya.
Karena kadang, kesalahan yang terjadi dalam hitungan menit… harus dibayar dengan penyesalan seumur hidup.



Detikwib
Al

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update