Detik wib _
Aku M4lu, Kec£wa, dan H4ncur Sekali.
"Mimpiku h4ncur saat uang 30 jut4 yang sus4h pay4h dikumpulkan lud£s dit!pu c4lo. Karena sangat m4lu dan tak ingin meng£cewak4n Ibu yang sudah membantu b!aya, aku n£kat mem4kai seragam p4lsu dan b£rpura-pur4 sudah bekerja di med!a sos!al. Aku tahu motif seragamku berbeda, tapi r4sa p*tus as4ku lebih besar. Aku bukan p£njah4t, aku hanya lah k0rb4n yang terj£pit r4sa m4lu."
Awal Mul4 Pen!puan
Kej4dian ini bermula saat Nisa memutuskan merantau dari Palembang ke Jakarta untuk mengejar cita-citanya sebagai pramugari. Di Jakarta, ia bertemu dengan seseorang yang menj4nj!kan j4lur inst4n untuk diterima bekerja di mask4pai penerbangan dengan sy4rat meny£rahkan seju*lah u4ng.
Tanpa cur!ga, Nisa meny£rahkan u4ng seb£sar Rp30 jut4 kepada ok*um tersebut. Say4ngnya, j4nji tersebut p4lsu.
Al!h-al!h mendapatkan pekerjaan, u4ng tabungannya ra!b dan orang yang menj4njik4nnya pekerjaan tersebut mengh!lang s£rta tidak bisa dihu*ungi lagi.
Sand!wara demi Menjaga Per4saan Orang Tua
Kas4t Reskr!m Polr£s Bandara Soetta, Kompol Yandri Mono, menjel4skan bahwa motif Nisa n£kat b£rpur4-pur4 menjadi pramugari adalah karena r4sa m4lu yang m£ndalam.
Nisa mer4sa terb£bani karena sang ibu telah banyak membantunya dalam pr0ses mengejar mimpi tersebut.
Agar keluarganya di kampung halaman tidak kec£wa dan percaya bahwa dirinya sudah sukses bekerja,
P!hak kepol!sian men£gask4n bahwa pada dasarnya Khairun Nisa adalah k0rb4n pen!puan berm0dus j4nji p4lsu pekerjaan. Saat ini, k4sus tersebut dit4ngani oleh p!hak berw4jib untuk mend4lami s0sok c4lo yang memb4wa lari u4ng mil!k k0rb4n.
Detik wib
Anto
Tidak ada komentar:
Posting Komentar