TANGERANG — Kobaran api melalap kawasan permukiman padat penduduk di Kelurahan Margasari, Galeong, Kota Tangerang, pada Minggu (11/01/2026) dini hari. Kebakaran hebat yang terjadi sekitar pukul 00.30 WIB itu membuat warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri serta barang-barang berharga.
Sedikitnya beberapa unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah yang dengan cepat merambat dari satu bangunan ke bangunan lain. Padatnya permukiman serta material bangunan yang didominasi kayu, ditambah adanya tumpukan palet kayu di sekitar lokasi, membuat api sulit dikendalikan.
“Api cepat sekali membesar, diduga dari korsleting listrik di salah satu rumah. Di sini banyak bangunan semi permanen dan palet kayu,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Petugas pemadam kebakaran berjibaku selama berjam-jam untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke area pemukiman lain. Hingga berita ini diturunkan, proses pendinginan masih terus dilakukan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Di sisi lain, pengamat tata kota menyoroti lemahnya pengawasan pemerintah daerah terhadap instalasi listrik ilegal di kawasan permukiman padat dan kumuh. Menurutnya, ketidaktegasan dalam penertiban instalasi listrik berisiko tinggi memicu kebakaran berulang yang membahayakan keselamatan warga.
“Pemerintah daerah seharusnya lebih tegas. Instalasi listrik ilegal dan bangunan tak layak huni menjadi bom waktu jika terus dibiarkan,” ujarnya.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun total kerugian akibat peristiwa tersebut. Aparat terkait masih melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terdampak kebakaran.
Penulis : iwan.z
Editor : arifin vj

Tidak ada komentar:
Posting Komentar