Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan monetag 1

Hanya Ada SATU di Indonesia! Inilah Sosok Jenderal yang Pernah Menjabat KSAD, Panglima ABRI, sekaligus Menteri dalam Waktu Bersamaan

13 Maret 2026 | 23:29 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-13T16:29:52Z

Dalam sejarah panjang Tentara Nasional Indonesia (TNI), banyak jenderal hebat yang telah lahir. Namun, tahukah Anda ada satu sosok yang mencatatkan rekor "Mustahil" yang hingga kini belum pernah dipatahkan oleh siapapun?

Ia adalah Jenderal TNI Edi Sudradjat. Sosok prajurit sejati yang pernah memegang tiga tongkat komando paling strategis di Republik ini dalam waktu yang bersamaan!

Rekor "Tiga Mahkota" yang Tak Tertandingi
Bayangkan betapa besarnya tanggung jawab yang dipikul beliau. Pada tahun 1993, sejarah mencatat sebuah fenomena langka dalam pemerintahan Presiden Soeharto. Jenderal Edi Sudradjat menjabat sebagai:

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) 2. Panglima ABRI (sekarang Panglima TNI)

Menteri Pertahanan dan Keamanan

Memegang satu jabatan saja sudah berat, namun Jenderal Edi menjalankan ketiganya sekaligus sebelum akhirnya menyerahkan tongkat estafet Panglima ABRI kepada Jenderal Feisal Tanjung. Rekor ini menjadikannya satu-satunya perwira dalam sejarah Indonesia yang memiliki "tiga mahkota" kekuasaan militer di tangannya secara simultan.

πŸŽ“ Sang "Adhi Makayasa" Pertama
Prestasi Edi Sudradjat tidak datang tiba-tiba. Ia adalah lulusan terbaik (Adhi Makayasa) dari angkatan pertama Akademi Militer Nasional (AMN) tahun 1960.

Sebagai angkatan pionir, ia membuktikan kualitasnya di medan tempur, bukan sekadar di balik meja. Dari Operasi Trikora, penumpasan RMS, hingga menghadapi OPM di hutan Papua, Edi adalah tipe pemimpin yang tumbuh dari kerasnya lapangan.

⚔️ Jejak Karier yang Melesat Bak Meteor
Sebelum mencapai puncak tertinggi, Edi Sudradjat adalah "anak emas" di lapangan. Ia pernah memimpin dua komando daerah militer paling prestisius di Indonesia:

Pangdam II/Bukit Barisan di Medan.

Pangdam VI/Siliwangi di Jawa Barat.

Kariernya yang cemerlang membawanya menjadi Panglima ABRI pertama yang berasal dari lulusan AMN, mendobrak dominasi generasi sebelumnya.

πŸ•Š️ Akhir Perjalanan Sang Jenderal
Setelah pensiun, dedikasinya pada bangsa tak pernah padam. Ia terjun ke dunia politik dan mendirikan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) sebagai wadah perjuangannya.

Jenderal Edi Sudradjat wafat pada 1 Desember 2006, meninggalkan warisan disiplin dan profesionalisme yang luar biasa bagi prajurit TNI masa kini. Beliau adalah simbol bahwa dengan integritas dan kerja keras, seorang prajurit bisa mencapai puncak tertinggi yang bahkan sulit dibayangkan orang lain.

Detik Wib
Yanto 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update