Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan monetag 1

Diduga Lalai, RSUD Kota Tangerang Sepi Petugas Jaga Malam, Keluarga Pasien Merasa Tidak Nyaman

09 Februari 2026 | 05:32 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-10T02:39:27Z


Dok. asli hasil investigasi awak media detikwib.online di lokasi saat kejadian (RSUD Kota Tangerang)

TANGERANG – Dugaan kelalaian dalam pelayanan kembali mencuat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang. Pada Senin dini hari, 9 Februari 2026, sekitar pukul 04.32 WIB, terpantau tidak adanya petugas keamanan (security) maupun petugas piket jaga malam yang berjaga di area Ruang Meranti/VK, sehingga akses pintu ruangan tampak tidak terkontrol.

Kondisi tersebut membuat salah satu keluarga pasien yang tengah menunggu merasa tidak nyaman dan khawatir terhadap aspek keamanan serta pelayanan rumah sakit, terlebih kejadian ini berlangsung saat jam kerja petugas jaga malam seharusnya masih berlangsung.

Berdasarkan pantauan di lokasi RSUD Kota Tangerang yang beralamat di Perumahan Modernland, Jalan Pulau Putri Raya, Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten, ruang tunggu dan akses masuk menuju Ruang Meranti terlihat kosong tanpa kehadiran petugas yang bertugas membuka atau mengawasi pintu.

“Kami menunggu pasien sejak malam, tapi sampai dini hari tidak ada petugas jaga. Pintu ruangan tidak ada yang mengawasi, ini rumah sakit, bukan tempat umum biasa,” ujar salah satu keluarga pasien kepada awak media.



Terlihat pula dalam sebuah unggahan video dari salah satu awak media detikwib.online yg sedang bertugas karena adanya aduan dan keluhan dari masyarakat,sehingga tim awak media detikwib.online terjun langsung kelokasi kejadian guna memastikan kebenarannya.

Dalam unggahan tersebut terlihat beberapa keluarga pasien pegang kartu tunggu pasien bertuliskan MERANTI/VK yang tidak bersedia disebutkan namanya, terlihat kesulitan dalam melakukan aktivitasnya.

"Dalam pernyataannya keluarga pasien sangat menyayangkan pelayanan RSUD Kota Tangerang yang diangap lalail dan harus segra dibenahi .Bahkan beliau menyarankan kenapa kartu tunggu pasien tidak sekalian di jadikan sebagai kartu akses untuk membuka pintu lorong juga,agar mempermudah masyarakat dalam beraktivitas dan tidak terulang kembali,tandasnya"

Dok.Video asli investigasi awak media detikwib.online di lokasi saat kejadian (RSUD Kota Tangerang)

Situasi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan rasa tidak aman, baik bagi keluarga pasien maupun tenaga medis yang bertugas di dalam ruangan. Selain itu, absennya petugas jaga juga dikhawatirkan dapat mengganggu standar operasional prosedur (SOP) pelayanan dan keamanan rumah sakit, khususnya pada jam rawan malam hingga dini hari.
Sebagai fasilitas layanan publik milik pemerintah daerah, RSUD Kota Tangerang wajib memastikan kehadiran petugas keamanan dan piket jaga selama 24 jam penuh. Hal ini sejalan dengan kewajiban rumah sakit dalam menjamin keselamatan, kenyamanan, dan keamanan pasien serta keluarga, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen RSUD Kota Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait tidak adanya petugas jaga malam di area Ruang Meranti/VK pada waktu tersebut.
Masyarakat berharap Dinas Kesehatan Kota Tangerang maupun pihak manajemen RSUD Kota Tangerang segera melakukan evaluasi dan penertiban internal, agar kejadian serupa tidak terulang dan kepercayaan publik terhadap pelayanan rumah sakit tetap terjaga. (Red / istimewa)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update